Pekalongan - Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin masih kerap mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan. Bencana pohon tumbang, angin kencang dan longsor terjadi di sejumlah desa di Kota Santri.
Danramil Karanganyar,
Kapten Inf Arif Munajad, kemarin, mengatakan, potensi pohon tumbang rawan
terjadi di wilayah Kecamatan Karanganyar. Karena sebagian besar wilayahnya
berupa perkebunan dan tegalan.
Ia menyebutkan, akibat
tertimpa pohon durian roboh, rumah Ahmad Sukron (40), di Dukuh Wonorejo RT 01
RW 05, Desa Pododadi, rusak parah.
"Anggota kita
bersama anggota Polsek, dan masyarakat tadi pagi kerja bakti membersihkan
puing-puing bangunan rumah yang rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang
tersebut," terang dia.
Sementara itu, akibat
hujan deras telah terjadi tanah longsor menimpa dinding rumah milik Edi Nurapip
di Dukuh Mudal, Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, kemarin, pukul 16.30
WIB.
"Akibat tertimpa
tanah longsoran ini dinding rumah korban jebol. Kerugian sekitar Rp 5
juta," terang Danramil Petungkriyono, Kapten Inf Puji Wahyono.
Sementara itu, sehari
sebelumnya, bencana angin kencang menerjang Dusun Brondong RT 04 RW 02 dan RT
01 RW 01, Desa Brondong, Kecamatan Kesesi. Akibatnya, beberapa rumah milik
warga terbang dan juga terjadi tanah longsor.
Danramil Kesesi Kapten
Inf Ibrohim, menerangkan, rumah warga yang rusak di antaranya atap rumah
sekaligus warung milik Sriyanti terbang, jalan penghubung antar rumah longsor,
dan pohon tumbang di dekat bendungan. (had/Rus)